Indeks  /  Ilmu  /  Ilmu Sosial  /  Ilmu janin menurut al-Qur'an  /  Tahap dalam pembentukan janin

Tahap dalam pembentukan janin

22 : 5 | 23 : 12 | 23 : 13 | 23 : 14 | 32 : 7 | 32 : 8 | 32 : 9 | 40 : 67 | 75 : 37 | 75 : 38 | 77 : 20 | 77 : 21 | 77 : 22 | 77 : 23

QS. Al-Haj [22] : 5 ` Ibn Katsir

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِن كُنتُمْ فِى رَيْبٍ مِّنَ ٱلْبَعْثِ فَإِنَّا خَلَقْنَٰكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ مِن مُّضْغَةٍ مُّخَلَّقَةٍ وَغَيْرِ مُخَلَّقَةٍ لِّنُبَيِّنَ لَكُمْ ۚ وَنُقِرُّ فِى ٱلْأَرْحَامِ مَا نَشَآءُ إِلَىٰٓ أَجَلٍ مُّسَمًّى ثُمَّ نُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوٓا۟ أَشُدَّكُمْ ۖ وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّىٰ وَمِنكُم مَّن يُرَدُّ إِلَىٰٓ أَرْذَلِ ٱلْعُمُرِ لِكَيْلَا يَعْلَمَ مِنۢ بَعْدِ عِلْمٍ شَيْـًٔا ۚ وَتَرَى ٱلْأَرْضَ هَامِدَةً فَإِذَآ أَنزَلْنَا عَلَيْهَا ٱلْمَآءَ ٱهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَأَنۢبَتَتْ مِن كُلِّ زَوْجٍۭ بَهِيجٍ

Kementrian AgamaHai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.

QS. Al-Mu'minun [23] : 12 ` Ibn Katsir

وَلَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَٰنَ مِن سُلَٰلَةٍ مِّن طِينٍ

Kementrian AgamaDan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah.

QS. Al-Mu'minun [23] : 13 ` Ibn Katsir

ثُمَّ جَعَلْنَٰهُ نُطْفَةً فِى قَرَارٍ مَّكِينٍ

Kementrian AgamaKemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).

QS. Al-Mu'minun [23] : 14 ` Ibn Katsir Asbabun Nuzul

ثُمَّ خَلَقْنَا ٱلنُّطْفَةَ عَلَقَةً فَخَلَقْنَا ٱلْعَلَقَةَ مُضْغَةً فَخَلَقْنَا ٱلْمُضْغَةَ عِظَٰمًا فَكَسَوْنَا ٱلْعِظَٰمَ لَحْمًا ثُمَّ أَنشَأْنَٰهُ خَلْقًا ءَاخَرَ ۚ فَتَبَارَكَ ٱللَّهُ أَحْسَنُ ٱلْخَٰلِقِينَ

Kementrian AgamaKemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.

QS. As-Sajdah [32] : 7 ` Ibn Katsir

ٱلَّذِىٓ أَحْسَنَ كُلَّ شَىْءٍ خَلَقَهُۥ ۖ وَبَدَأَ خَلْقَ ٱلْإِنسَٰنِ مِن طِينٍ

Kementrian AgamaYang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah.

QS. As-Sajdah [32] : 8 ` Ibn Katsir

ثُمَّ جَعَلَ نَسْلَهُۥ مِن سُلَٰلَةٍ مِّن مَّآءٍ مَّهِينٍ

Kementrian AgamaKemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina.

QS. As-Sajdah [32] : 9 ` Ibn Katsir

ثُمَّ سَوَّىٰهُ وَنَفَخَ فِيهِ مِن رُّوحِهِۦ ۖ وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمْعَ وَٱلْأَبْصَٰرَ وَٱلْأَفْـِٔدَةَ ۚ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ

Kementrian AgamaKemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.

QS. Ghafir [40] : 67 ` Ibn Katsir

هُوَ ٱلَّذِى خَلَقَكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ يُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوٓا۟ أَشُدَّكُمْ ثُمَّ لِتَكُونُوا۟ شُيُوخًا ۚ وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّىٰ مِن قَبْلُ ۖ وَلِتَبْلُغُوٓا۟ أَجَلًا مُّسَمًّى وَلَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

Kementrian AgamaDialah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya).

QS. Al-Qiyamah [75] : 37 ` Ibn Katsir

أَلَمْ يَكُ نُطْفَةً مِّن مَّنِىٍّ يُمْنَىٰ

Kementrian AgamaBukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim),

QS. Al-Qiyamah [75] : 38 ` Ibn Katsir

ثُمَّ كَانَ عَلَقَةً فَخَلَقَ فَسَوَّىٰ

Kementrian Agamakemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya,

QS. Al-Mursalat [77] : 20 ` Ibn Katsir

أَلَمْ نَخْلُقكُّم مِّن مَّآءٍ مَّهِينٍ

Kementrian AgamaBukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina?

QS. Al-Mursalat [77] : 21 ` Ibn Katsir

فَجَعَلْنَٰهُ فِى قَرَارٍ مَّكِينٍ

Kementrian Agamakemudian Kami letakkan dia dalam tempat yang kokoh (rahim),

QS. Al-Mursalat [77] : 22 ` Ibn Katsir

إِلَىٰ قَدَرٍ مَّعْلُومٍ

Kementrian Agamasampai waktu yang ditentukan,

QS. Al-Mursalat [77] : 23 ` Ibn Katsir

فَقَدَرْنَا فَنِعْمَ ٱلْقَٰدِرُونَ

Kementrian Agamalalu Kami tentukan (bentuknya), maka Kami-lah sebaik-baik yang menentukan.