"Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."
Belum ada catatan batas bacaan
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم :
الَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَ هُوَ مَاهِرٌ بِهِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ، وَالَّذِي يَقْرَؤُهُ وَهُوَ شَدِيدٌ عَلَيْهِ فَلَهُ أَجْرَانِ.
رواه الترمذي
Aisyah ra berkata : Rasulullah saw bersabda :
Orang yang membaca al-Qur’an dan dia pandai/lancar dalam membacanya, maka dia akan bersama para malaikat. Sedangkan orang yang membaca al-Qur’an namun masih tergagap-gagap (belum lancar), maka dia akan mendapatkan dua pahala.
Hadis sahih, diriwayatkan oleh al-Bukhari (hadis no.4556) dan Muslim (hadis no. 1329). Selain al-Bukhari dan Muslim, hadis ini juga diriwayatkan oleh Abu Dawud (Hadis no.1242), al-Tirmizi (hadis no.2829), Ibn Majah (hadis no. 3769), Ahmad (hadis no. 23080, 23493, 23526, 23644, 24197, 24413, 24835, 25093) dan al-Darimi (hadis no. 3234)