"Orang-orang yang kafir berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu tanda (kebesaran) dari Tuhannya?" Sesungguhnya kamu hanyalah seorang pemberi peringatan; dan bagi tiap-tiap kaum ada orang yang memberi petunjuk."
عَنْ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ: سَمِعْتُ رَسُولَ الـلَـهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يَقُولُ:
لَوْ جُعِلَ الْقُرْآنُ فِي إِهَابٍ ثُمَّ أُلْقِيَ فِي النَّارِ مَا احْتَرَقَ
رواه أحمد والدارمي
Uqbah ibn ‘Amir ra berkata: Rasulullah saw bersabda:
Kalaulah al-Qur’an itu diletakkan di atas kain kemudian dilemparkan ke api, niscaya tidak akan terbakar.
Hadis hasan, diriwayatkan oleh Ahmad (hadis no. 16779) dan al-Darimi (hadis no. 2176). Kedua perawi tsb meriwayatkan melalui Abdullah ibn Lahi’ah, perawi yang dikritik dan dinilai da’if karena hafalannya yang menurun setelah kitabnya terbakar. Namun penulis melihat riwayat Ahmad adalah dari mereka yang meriwayatkan Hadis Ibn Lahi’ah sebelum kitabnya terbakar. Oleh karena itu, penulis condong menilai Hadis ini dengan hasan.