لِّيَجْعَلَ مَا يُلْقِى ٱلشَّيْطَٰنُ فِتْنَةً لِّلَّذِينَ فِى قُلُوبِهِم مَّرَضٌ وَٱلْقَاسِيَةِ قُلُوبُهُمْۗ وَإِنَّ ٱلظَّٰلِمِينَ لَفِى شِقَاقٍۭ بَعِيدٍ

"agar Dia menjadikan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, sebagai cobaan bagi orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan yang kasar hatinya. Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu, benar-benar dalam permusuhan yang sangat,"


Al-Haj (22:53)

Qori'ah

Surat terakhir yang dibaca (18-10-2017)
At-Takwir, 81:1 Lanjutkan Bacaan
Riwayat Bacaan :
  • Tanda tanggal 17-10-2017, Al-Bayyinah, 98:6
  • Tanda tanggal 17-10-2017, At-Tin, 95:1
  • Tanda tanggal 18-01-2015, Sad, 38:35
  • Tanda tanggal 17-01-2015, As-Saffat, 37:179
  • Tanda tanggal 16-01-2015, As-Saffat, 37:179
  • Tanda tanggal 15-01-2015, As-Saffat, 37:3
  • Tanda tanggal 15-01-2015, As-Saffat, 37:3
  • Tanda tanggal 15-01-2015, As-Saffat, 37:3
  • Tanda tanggal 15-01-2015, As-Saffat, 37:3

Quran audio

No flash player!

It looks like you don't have flash player installed. Click here to go to Macromedia download page.

Pencarian

Kata kunci

*Pencarian kata menggunakan input bahasa arab

Hadis-Hadis Keutamaan al-Quran

عَنْ عَبْد اللَّهِ بْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يَقُولُ:

لا حَسَدَ إِلاَّ عَلَى اثْنَتَيْنِ: رَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ الْكِتَابَ وَقَامَ بِهِ آنَاءَ اللَّيْلِ، وَرَجُلٌ أَعْطَاهُ اللَّهُ مَالاً فَهُوَ يَتَصَدَّقُ بِهِ آنَاءَ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ

متفق عليه

Abdullah ibn Umar ra berkata : Aku mendengar Rasulullah saw bersabda :

Tidak diperbolehkan hasud (iri hati) itu kecuali kepada dua golongan; Kepada orang-orang yang Allah berikan kepada mereka al-Qur’an dan mereka selalu membacanya ditengah malam, dan kepada orang-orang yang Allah berikan kepada mereka harta kemudian disedekahkannya siang dan malam.

 

Hadis sahih, diriwayatkan oleh al-Bukhari (hadis no. 4637) dan Muslim (hadis no. 1350). Hadis ini dengan menggunakan lafaz al-Buhkari. Selain al-Bukhari dan Muslim, hadis ini juga diriwayatkan oleh al-Tirmizi (Hadis no. 1859), Ibn Majah (Hadis no. 4199) dan Ahmad (Hadis no. 4322, 4688, 5361, 5891, dan 6155)